Apel Rutin Mingguan PKN Mengarah Pada Mafia Perizinan Tambang Illegal

Apel Rutin Mingguan PKN Mengarah Pada Mafia Perizinan Tambang Illegal

Selamat malam jajaran PKN dari Sabang sampai Tanah Papua yang saya cintai dan saya banggakan. Sesuai dengan temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga saat ini banyak usaha tambang dan kebun illegal di Indonesia dilindungi oleh petinggi-petinggi aparat negeri ini. Hal ini menyebabkan tambang dan kebun illegal itu dibiarkan beroperasi meski perizinannya bermasalah.

KPK mencatat ada 5.000 dari 10.000 izin tambang yang saat ini tidak lengkap dan tidak bersih (clean and clear). Sampai saat ini, ada tambang yang beroperasi, meski belum memiliki izin, ada pula tambang yang beroperasi walaupun perusahaannya tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Ada usaha tambang yang tidak melaporkan hasil pengerukannya secara berkala.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) maupun pemerintah daerah setempat memiliki kewenangan untuk menutup tambang tak berizin. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga turut membiarkan persoalan ini. Padahal, ada beberapa tambang atau kebun yang izin lahannya diduga berseberangan dengan hutan lindung. Akibatnya Negara kehilangan Triliunan Rupiah akibat Tambang dan Perkebunan ilegal.

Dengan ini, Saya instruksikan kepada Tim kabupaten PKN di seluruh Indonesia agar ikut serta berperan aktif dalam memantau dan mengawasi pertambangan dan perkebunan yang ada di wilayah masing-masing dan untuk SOP dan Protapnya akan di kirimkan HUMAS secara online.

Cari – Temukan – Laporkan

PKN Bersama Rakyat..

Share this post

Post Comment