Pembongkaran Fundasi Tembok Dinas Kesehatan Gayo Lues

Pembongkaran Fundasi Tembok Dinas Kesehatan Gayo Lues

GAYO LUES, 14/11/2018-Berdasarkan laporan Pemantau Keuangan Negara Gayo Lues beberapa waktu lalu, Tim Gabungan Satgas Nusantara bersama petugas penyelidikan Kanit Tipikor Satreskrim dan Tim Ahli Unsyiah Banda Aceh yang juga dihadiri Oleh PA/KPA/PPTK/ dan kontraktor Pelaksana, melakukan pembongkaran fundasi tembok pembatas dan penahan tebing Dinas Kesehatan Kab. Gayo Lues beberapa waktu lalu.

Bermula saat pantauan Tim PKN Gayo Lues atas ketidaktahanan bangunan tersebut yang sudah mulai retak dan bergeser dari posisi awal. Hal ini terlihat jelas bahwa proyek milyaran tersebut tidak sesuai dengan anggaran yang disepakati.

Pembongkaran dilaksanakan hari Rabu (14 Nopember 2018) pada pukul 09.30 WIB, lengkap dihadiri pihak-pihak berwajib dan yang terkait di dalamnya. Akan dilakukan pemeriksaan volume bangunan meliputi pengukuran besi serta unsur-unsur lainnya yang terdapat dalam bangunan tersebut.

Pengukuran Volume Bangunan

Tidak main-main, untuk proyek kecil itu, anggaran yang masih dalam penyelidikan itu diperkirakan Rp 523.000.000 tidak diketahui rimbanya. Angka ini diperoleh berdasarkan pemeriksaan lapangan yang secara intensif didalami oleh Tim PKN.

 

Dugaan korupsi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Gayo Lues ini sontak mengundang perhatian masyarakat untuk ikut mengawal perkembangan penyelidikan yang dilangsungkan oleh petugas kepolisian setempat agar segera mengangkat kasus tersebut ke ranah hukum. Antusiasme masyarakat juga terlihat ketika ikut serta membantu pembongkaran tersebut.

Pengerukan Tanah Untuk Mengetahui Kedalaman Fundasi

 

Proses penyelidikan ini akhirnya dilaksanakan oleh desakan masyarakat, agar tidak ada kesempatan untuk win-win solution di balik layar.

“Bagi PKN sendiri, hal ini adalah sebuah kebanggaan tersendiri karena telah menyelamatkan sebagian kecil uang negara. Anggaran sebanyak itu sudah dapat membantu banyak masyarakat Gayo Lues jika di gunakan dengan benar. Kami tidak rela uang negara yang seharusnya diperuntukkan untuk rakyat dirampas oleh para tikus-tikus busuk di negara ini.” Ujar salah satu anggota Tim PKN Gayo Lues mengungkapkan kegeramannya sekaligus mengakhiri perbincangan.

 

Share this post

Post Comment