Tim PKN Probolinggo Laporkan Dugaan Korupsi

Tim PKN Probolinggo Laporkan Dugaan Korupsi

Di sadur dari Media Online, TEROPONG.COM.

Berdasarkan hasil Temuan Tim Pemantau Keuangan Negara Republik Indonesia PKN – RI di lapangan, Sesuai amanat UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaaan Informasi Publik dan PERKI No 1 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Informasi, serta PERKI No. 1 Tahun 2013 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa, maka Tim Pemantau Keuangan Negara (PKN) perwakilan Probolinggo telah melayangkan Surat Permohonan Informasi Publik kepada Pemda kabupaten dan kota Probolinggo, Selasa (23/10/18 ).

Informasi yang di himpun TEROPONG, dari Salah satu Tim Pemantau Keuangan Negara, Hendriyanto Membenarkan, terkait laporan atau permohonan Publik memang sudah saya lakukan, Maksud dari Tim PKN memohonkan Informasi Publik yaitu sebagai data informasi awal dalam pelaksanaan kontrol sosial dan atau pengawasan publik terhadap penggunaan keuangan negara sebagaimana yang diamanatkan PP No. 43 Tahun 2018.

Saat ini keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan demi terjadinya pemerintahan yang bersih dari Korupsi dan benar-benar pro-Rakyat maka perlu adanya keterlibatan masyarakat. Harapan saya, bagi pengguna uang Negara supaya mengelola sesuai sasaran, ucapnya.

Salah satu masyarakat Kota/ kabupaten Probolinggo yang selama ini membutuhkan informasi, terkait pengguna uang Negara baik itu di kalangan pemerintahan dan lain lain, Seperti contoh yang sudah di kenal masyarakat luas ,yakni ” pengelola dana desa di seluruh Nusantara baik DD / ADD.,selama ini sudah tidak asing lagi kepala desa bermobil mewah, dan ber Rumah Megah, patut Tim Control sosial melakukan Control sesuai tu Poksi.

 

Sementara itu Ir Misman yang juga sebagai Tim PKN Kota Probolinggo, sangat mengharap kepada penegak hukum untuk menindak lanjuti laporan apa yang sudah di laporkan oleh Tim PKN Probolinggo dan harapan saya harus di usut tuntas demi menjalankan amanah sebagai penegak hukum. pintanya.

Laporan ini merupakan suatu pemanasan dari Tim PKN, “kami masih akan luncurkan lagi terkait kasus – kasus yang di duga tidak sesuai denga Rencana Anggaran Belanja (RAB), agar supaya kota/kabupaten Probolinggo menjadi suasan yang indah sesuai harapan Masyarakat,” imbuhnya

Share this post

Post Comment